Building Automation System: Penting Untuk Anda Ketahui

Kategori: 

Kenaikan angka penduduk di Indonesia berakibat pada peningkatan permintaan akan lahan hunian atau tempat tinggal. Bangunan seperti apartemen dalam gedung dan tempat tinggal lainnya semakin dicari oleh masyarakat.

Namun, ketika membeli suatu bangunan, Anda harus memperhatikan komponen teknologi yang dimiliki suatu gedung. Variasi teknologi yang digunakan akan berdampak pada perubahan biaya pengelolaan suatu gedung.

Selain itu, pada era teknologi yang semakin canggih, Anda harus memperhatikan aspek efisiensi dan kenyamanan dalam pengelolaan bangunan. Salah satu solusinya yaitu dengan Building Automation System.

Building Automation System merupakan solusi inovatif yang menggabungkan teknologi terbaru dalam bangunan. Istilah ini mungkin terdengar baru bagi anda. Namun, hal ini penting untuk Anda ketahui ketika memilih suatu gedung. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut apa itu BAS hingga fungsinya.

Building Automation System: Penting Untuk Anda Ketahui

Key Takeaways:

  • Pada buku yang ditulis oleh Sean Smith, Jim Ellis, dan Rich Abrams dengan judul "The Professional Protection Officer", Building Automation System merupakan sistem yang terkontrol atau otomatisasi bangunan untuk memantau dan mengontrol sistem di seluruh bangunan.
  • Building automation system memiliki sensor sebagai jantung untuk beroperasi. Sensor ini berguna untuk memantau dan melacak seluruh komponen individual BAS.
  • Dengan HVAC Control, penghuni dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman dilengkapi dengan kualitas udara yang baik.

Pengertian Building Automation System (BAS)

Pada buku yang ditulis oleh Sean Smith, Jim Ellis, dan Rich Abrams dengan judul "The Professional Protection Officer", Building Automation System merupakan sistem yang terkontrol atau otomatisasi bangunan untuk memantau dan mengontrol sistem di seluruh bangunan seperti HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) , pencahayaan, alarm, kamera, dan lainnya.

Tujuan digunakan BAS yaitu mengotomatiskan seluruh tugas-tugas tersebut pada lingkungan yang mendukung teknologi menggunakan sejumlah perangkat listrik dan mekanik yang saling terhubung dan terdistribusi melalui jaringan kontrol yang mendasarinya.

Menurut se.com, sistem BAS menjadi perhatian utama akhir-akhir ini dikarenakan faktanya hampir 42% energi di dunia digunakan pada bangunan. Bahkan, energi digunakan pada gedung terbuang hampir 50% akibat building management systems yang inefisien.

Dengan fasilitas yang dipantau dan dikontrol terus-menerus, penghuni akan terasa nyaman dan dapat menikmati fasilitas yang ada secara maksimal. BAS tidak hanya dapat digunakan pada gedung, tetapi juga pada infrastruktur industri lainnya seperti pabrik, mall, atau bahkan gedung perusahan.

Dikutip dari situs resmi LMS SPADA Indonesia yang membahas mata kuliah BAS, ternyata BAS juga dikenal sebagai Building Management System (BMS) yang berarti sistem yang mengendalikan serta memantau berbagai peralatan mekanis dan elektris secara terpusat dalam suatu bangunan.

Komponen Building Automation System (BAS)

Dilansir d.tools.com, Building Automation System (BAS) terdiri dari beberapa komponen, antara lain (D-Tools Team, Juli 2024):

1. Sensor

Building automation system memiliki sensor sebagai jantung untuk beroperasi. Sensor ini berguna untuk memantau dan melacak seluruh komponen individual BAS. Hal ini meliputi suhu, pencahayaan, keamanan, dan masih banyak lagi. Jika terdeteksi masalah pada sensor, peringatan akan dikirim segera ke system control.

2. System Control

Komponen BAS ini bertanggung jawab untuk mengelola semua data yang dikirimkan oleh sensor. Berdasarkan informasi ini, kontrol sistem dapat mengirimkan instruksi ke berbagai komponen sistem lainnya. Sebagai contoh, sensor dapat memberi sinyal kepada sistem pemanas atau pendingin untuk menambah atau mengurangi suhu jika bermasalah.

3. Perangkat untuk Mengontrol Output

Perangkat output merupakan perangkat yang menjalankan perintah dari kontrol sistem. Fungsi perangkat output mencakup mengurangi atau meningkatkan panas di berbagai bagian bangunan sesuai waktu, mematikan atau meredupkan lampu saat tidak digunakan, hingga menyalakan alarm keamanan dan pemantauan jadwal harian.

4. Communication Languages

Building Automation System (BAS) menggunakan bahasa komunikasi atau jaringan komunikasi tersendiri untuk mengirim perintah dalam sistem. Semua komponen dalam sistem dapat memahami dan berinteraksi dengan bahasa ini. Terdapat dua bahasa utama yang paling sering digunakan dalam BAS yaitu BACnet dan Modbus.

5. User Interface

User interface merupakan apa yang dapat diakses oleh pemilik atau pengelola gedung untuk melihat status terkini semua sistem gedung. User interface juga memungkinkan pemilik atau pengelola untuk melakukan penyesuaian secara manual pada sistem saat ini jika diperlukan.

Anda perlu mencari user interface yang mudah digunakan dan user friendly untuk BAS yang intuitif. Selain itu, user interface juga harus memiliki tampilan modern serta mampu menawarkan alat analisis dan perbandingan.

Jika user interface pada BAS tidak dirancang dengan baik, hal ini dapat menyebabkan masalah dan membuat keseluruhan sistem sulit digunakan. Terakhir, penyesuaian manual juga perlu ada pada user interface untuk dapat menyesuaikan dengan kenyamanan penghuni gedung apapun situasinya.

6. Sistem Keamanan

Sistem keamanan merupakan komponen sistem BAS yang berperan penting dalam mengendalikan akses ke BAS serta melindunginya dari ancaman eksternal seperti peretasan atau virus komputer. Selain itu, sistem keamanan memungkinkan administrator untuk membatasi akses ke BAS hanya untuk individu yang memiliki otoritas yang tepat.

Baca juga: Perkembangan Human Machine Interface dalam Industri

Jenis-jenis Management Building System

Jenis-jenis Management Building System

Jenis-jenis MBS penting untuk Anda ketahui agar dapat memilih sistem yang tepat. Berikut ini penjelasan setiap jenisnya (Mid-Atlantic Controls, Agustus 2023) :

1. Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC) Control

Jenis BMS yang paling pertama adalah HVAC Control. Jenis ini mampu mengelola pemanasan, pendinginan, dan ventilasi di dalam gedung. Dengan HVAC Control, penghuni dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman dilengkapi dengan kualitas udara yang baik.

2. Lighting Control

Selanjutnya yaitu jenis BMS yang mengatur pencahayaan di dalam gedung dengan menggunakan sensor dan pengatur waktu untuk menyesuaikan lampu. Sistem ini bekerja berdasarkan hunian ruangan serta waktu.

3. Security and Access Control

Sistem yang satu ini dapat mengontrol akses ke gedung dan mencegah penyusupan yang tidak sah. Umumnya fitur standar security and access control meliputi key card access, video surveillance, dan alarm system.

4. Building Energy Management Systems (EMS)

EMS merupakan sistem dalam gedung untuk memantau dan mengontrol penggunaan energi. Tujuan penggunaan sistem ini untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi energi.

5. Fire Alarm and Safety Systems

Sistem yang satu ini cukup penting untuk mengaktifkan alarm saat terjadi kebakaran dan segera memberitahu layanan darurat.

6. Building Management and Control System (BMCS)

BMCS merupakan sistem yang lebih komprehensif yang mengintegrasikan beberapa sistem ke dalam satu user interface seperti HVAC, pencahayaan, dan keamanan. Hal ini memungkinkan manajemen fungsi bangunan yang lebih efisien dan terpusat.

Manfaat Building Automation System (BAS)

Sistem BAS tentu memiliki berbagai manfaat. Berikut ini beberapa manfaat dari sistem BAS yang dikutip dari cisco.com yaitu:

1. Biaya operasional yang lebih terjangkau

Building automation system (BAS) dapat memanfaatkan data yang dikumpulkan untuk menghemat biaya. Sebagai contoh, sistem BAS dapat mengurangi penggunaan energi pada lampu dengan menyesuaikan jendela agar lebih banyak cahaya alami yang masuk. Manajemen pencahayaan sudah terbukti dapat menghemat penggunaan daya secara drastis.

2. Menghemat penggunaan energi

Menyambungkan peralatan dalam gedung menggunakan sistem HVAC memungkinkan operator gedung untuk secara otomatis menyesuaikan suhu dan pencahayaan berdasarkan waktu dan hunian. Pada akhirnya, gedung akan lebih hemat energi dan memenuhi peraturan ketat dalam mencegah terjadinya emisi gas rumah kaca.

3. Meningkatkan kualitas lingkungan

Berdasarkan data yang dikumpulkan melalui sensor, sistem BAS dapat mendeteksi perubahan kepadatan gedung dan menyesuaikan suhu, kelembapan, hingga aliran udara dengan tepat.

Selain itu, data bangunan juga dapat mendukung penjadwalan otomatis, mulai dari alokasi tempat parkir, reservasi ruang konferensi, booking workspace.

4. Sebagai peringatan

BAS juga memiliki sistem penurunan beban ketika permintaan listrik berada pada titik puncak. Bahkan, BAS menawarkan kemampuan untuk mengirim peringatan atau alarm melalui email dan telepon kepada manajer atau teknisi bangunan terkait masalah atau kegagalan sistem.

Baca juga: Mengenal Control Technology dalam Sistem Industri Cerdas

Aplikasikan Building Automation System Bersama Vendor Terpercaya

Aplikasikan Building Automation System Bersama Vendor Terpercaya

Building Automation System (BAS) telah terbukti sebagai teknologi yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan penghematan energi di gedung-gedung. Dengan kemampuannya mengontrol berbagai sistem seperti HVAC, pencahayaan, keamanan, dan penggunaan energi, BAS tidak hanya membantu mengurangi biaya operasional tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penghuni. Kemajuan teknologi BAS, termasuk adaptasi pembelajaran adaptif dan komunikasi yang terintegrasi, menyediakan solusi cerdas untuk manajemen bangunan modern.

Jika Anda ingin memaksimalkan efisiensi energi dan meningkatkan kenyamanan di bangunan Anda, Anda bisa mempercayakan hal tersebut pada Laskar Otomasi Gemilang. Dengan berlokasi di Gading Serpong, PT. Laskar Otomasi Gemilang telah menjadi partner dan distributor resmi dari FESTO, NORD, Beckhoff, Vega, Omron, Phoenix Contact dan Nidec.

Perusahaan kami juga menawarkan solusi untuk otomasi industri. Hal ini berguna untuk memudahkan pengendalian proses operasi dan sistem dalam dunia industri hanya menggunakan perangkat kontrol. Melalui sistem ini, operasional industri dapat dilakukan secara otomatis tanpa membutuhkan banyak campur tangan manusia.

Segera hubungi atau kunjungi website kami untuk mengetahui lebih lanjut. 

Open chat