
Butuh Bantuan?
Jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami
di melalu telepon dan email di bawah ini:
Menjadi komponen kunci dalam infrastruktur jaringan khusus untuk memenuhi kebutuhan industri, industrial ethernet switches berbeda daripada switch biasa yang kita kenal dalam jaringan rumah atau kantor. Switch ini diciptakan khusus untuk menghadapi tantangan lingkungan industri yang keras dan menuntut. Umumnya, industrial ethernet switches mengelola aliran data kritis dalam otomatisasi industri. Tidak hanya itu, industrial ethernet switches juga memainkan peran vital dan memastikan operasional yang maksimal.
Namun, apa sebenarnya industrial ethernet switches itu? Apa perbedaannya dengan normal switch? Dalam artikel ini, akan dibahas lebih dalam mengenai pengertian, aplikasi, hingga perbedaan mendasar terkait industrial ethernet switches. Simak penjelasan berikut ini lebih lanjut.

Key takeaways:
Table of Contents
Dikutip dari perle.com, sebuah perusahaan yang mengenal dan berbisnis di dunia industri, pengertian Industrial Ethernet Switch atau sering dikenal dengan sebutan switch industry merupakan jenis sakelar jaringan yang dirancang untuk beroperasi di lingkungan industri. Switch ini menyediakan transmisi data berkecepatan tinggi yang andal untuk jaringan industri keras, seperti rel kereta api, pabrik manufaktur, dan aplikasi serupa lainnya. Industrial ethernet switch dirancang khusus untuk menghubungkan perangkat di lingkungan jaringan yang rentan terhadap suhu ekstrim yaitu mulai dari -40 derajat celcius hingga 75 derajat celcius, getaran, guncangan, kebisingan listrik, dan kontaminasi fisik.
Bahkan, pembuatan switch ini bermaksud untuk melampaui spesifikasi switch komersial dengan spesifikasi keselamatan industri dan persetujuan untuk lokasi berbahaya, sehingga ideal untuk digunakan di lokasi dengan lingkungan keras. Selain itu, industrial ethernet switches juga mampu menyediakan transmisi data berkecepatan tinggi yang handal untuk jaringan industri, termasuk saklar industri 10G dengan kecepatan yang lebih tinggi.
Umumnya, penggunaan switch ini merupakan cara untuk menghemat biaya dan pencapaian efisien dalam pengelolaan komunikasi antara berbagai jenis peralatan industri.
Baca juga: Mengenal Robotic Process Automation (RPA) dan Keuntungannya

Akibat dirancang khusus, terdapat beberapa perbedaan antara industrial ethernet switches dengan normal switch menurut maiwe.com, suatu perusahaan yang menyediakan industrial ethernet switches.
Beberapa perbedaan tersebut diantaranya:
Normal switch atau sering disebut dengan switch jaringan adalah jaringan perangkat keras yang menghubungkan perangkat ke jaringan komputer menggunakan packet switching untuk menerima dan meneruskan data ke perangkat tujuan.
Sakelar normal umumnya dilengkapi dengan port ethernet seperti SFP fiber ports atau RJ45 copper ports untuk menghubungkan perangkat jaringan. Sebaliknya, industrial switches dapat menggabungkan port tambahan, seperti serial ports. Umumnya, port serial digunakan dalam aplikasi yang memerlukan user interface sederhana dan kecepatan rendah seperti sistem otomasi industri, instrumen ilmiah, point-of-sale systems, dan berbagai produk industri dan konsumen. Selain itu, sakelar industri juga bisa menggabungkan port M12 dalam pengaturan industri dan sistem transportasi.
Casing sakelar normal umumnya terbuat dari material plastik dan besi. Sedangkan sakelar jaringan menggunakan penutup aluminium yang tahan karat dan memiliki daya tahan yang kuat. Pemilihan bahan alumunium disini berfungsi sebagai pelindung dan meminimalkan risiko korosi serta kerusakan pada komponen internal. Oleh karena itu, industrial switches lebih diandalkan dalam kondisi operasional yang menantang.
Namun, jika dilihat dari segi estetika, desain sakelar normal lebih ramping dan konvensional.
Jaringan industri seringkali menggunakan protokol seperti PROFINRT, Ethernet/IP, atau Modbus TCPP untuk memprioritaskan komunikasi yang real-time, serta keandalan untuk memenuhi persyaratan ketat otomatisasi industri. Namun, di sisi lain, jaringan komersial umumnya mengendalikan protokol lain seperti Ethernet dan TCP/IP.
Dalam opsi pemasangan, saklar normal diberikan solusi pemasangan serbaguna seperti konfigurasi pemasangan desktop, memasang rak, dan lain-lain. Sedangkan, saklar industri memperluas jangkauan dengan dua opsi tambahan lainnya.
Kegagalan daya umumnya mencakup lebih dari 35% dari tingkat kegagalan peralatan. Untuk menghindari terjadinya masalah kegagalan daya, saklar industri menyediakan cadangan power-supply.
Sementara saklar kelas komersial mengandalkan pendinginan kipas melalui lubang di casing yang rentan terhadap penumpukan debu. Namun sebaliknya, sakelas industri tidak memiliki kipas. Ia hanya mengandalkan desain yang kokoh untuk menahan panas dengan baik serta penumpukan kotoran debu.
Baca juga: Ini Dia Penjelasan Terkait Sistem Kontrol PID
Itu dia penjelasan lengkap terkait industrial ethernet switches. Dirancang khusus untuk menghadapi tantangan lingkungan yang keras, Industrial Ethernet switches tidak hanya mengelola aliran data kritis dalam otomatisasi industri, tetapi juga memastikan operasional yang maksimal. Dengan aplikasi yang luas dan spesifikasi yang unggul, perangkat ini menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan jaringan industri.
Jika perusahaan Anda mencari solusi jaringan yang handal dan efisien, PT. Laskar Otomasi siap membantu Anda dengan produk dan layanan terbaik. Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut disini.