
Butuh Bantuan?
Jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami
di melalu telepon dan email di bawah ini:
Setiap sistem memiliki pengaturan dan cara untuk menghubungkan perangkat, dari satu ke yang lainnya. Tentunya hal tersebut dibantu oleh sebuah mesin dengan teknologi canggih. Dilansir dari media IDN Times, teknologi masuk ke Indonesia sejak 1988. Hal tersebut sama halnya dengan kelahiran televisi.
Dari banyaknya sistem teknologi, yang paling populer adalah touchscreen. Teknologi touchscreen memudahkan kita untuk terhubung dengan teknologi. Hanya dengan sekali sentuh, maka semua informasi atau hal yang Anda butuhkan langsung muncul.
Pernahkah Anda mendengar tentang HMI touchscreen? Sistem ini sudah populer di kalangan industri Indonesia. Keseluruhan sistem dari layar dapat dilihat melalui HMI, dengan perangkat komputer serta display pada monitor LCD.
Pada artikel ini, kami akan menjelaskan terkait HMI touchscreen beserta fungsi-fungsinya. Simak penjelasan berikut.

Key takeaways:
Table of Contents
Setiap visualisasi yang ada berasal dari human machine interface atau HMI. HMI merupakan perangkat yang digunakan untuk antarmuka, terhadap suatu proses agar mempermudah manusia dalam mengontrol atau melihatnya.
Sehingga visualisasi yang sudah disebutkan seperti grafik, dihasilkan oleh HMI. Contohnya adalah HMI delta. Human machine interface berperan untuk menjadi penghantar antara sebuah proses komputasi dengan manusia itu sendiri.
Selain pada bidang industri, HMI dapat digunakan pada perantara lainnya seperti layar sentuh HP. HMI mampu memberikan kemudahan kepada para pengguna, lantaran dapat memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat pada HMI untuk menjalankan atau mengoperasikan setiap mesin.
Dalam melakukan kontrol dan optimasi, tentu saja mata manusia tidak bisa menangkap hal seperti proses yang terjadi dalam perangkat. Oleh karena itu, HMI touchscreen di sini berperan sebagai perantara yang mempermudah pekerjaan manusia.
Baca juga: HMI Scada: Pengertian, Cara Kerja, dan Jenis-jenis
HMI mengacu pada antarmuka antara interaksi manusia dan mesin, yakni sebagai sarana visual untuk menjalin kontak antara operator manusia dan mesin, teknologi interaksi informasi.
Sedangkan layar sentuh merupakan implementasi dari HMI, yang dapat dioperasikan dengan sentuhan jari atau pena khusus untuk mencapai interaksi dengan perangkat.
Kedua hal tersebut memiliki definisi yang berbeda, yakni HMI adalah konsep yang mengacu pada antarmuka antara manusia dan mesin untuk interaksi dan layar sentuh adalah cara penerapannya, yakni teknologi yang menggunakan operasi sentuh untuk mencapai interaksi manusia dengan komputer.
Dari segi cakupannya pun berbeda. Interface manusia mesin tidak hanya mencakup layar sentuh sebagai metode interaksi, tetapi juga mencakup tombol mekanis, pengenalan suara, remote control inframerah, dan bentuk serta jenis lainnya.
Sedangkan layar sentuh hanyalah salah satu cara untuk mengimplementasikan antarmuka manusia dan mesin. Selain itu skenario aplikasinya juga berbeda. Layar sentuh terutama diterapkan pada desain antarmuka interaktif, seperti ponsel pintar, PC tablet, sistem kontrol industri, dan lainnya.
Sedangkan HMI banyak digunakan dalam industri, medis, transportasi, komunikasi dan bidang lainnya, termasuk berbagai bentuk interaksi. Oleh karena itu, layar sentuh hanyalah salah satu cara untuk mencapai antarmuka manusia-mesin.
Dalam sebuah mesin, terdapat beberapa parameter yang dapat diatur pada kisaran besaran yang dikehendaki. Fungsi pertama HMI yakni melakukan pengawasan terhadap kerja mesin itu sendiri. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mesin bekerja secara optimal dan tidak terkendala.
Contohnya yakni beberapa parameter pada mesin, yang sering kali diamati lebih lanjut. Misalnya pada sensor suhu, tekanan, jarak, keadaan saklar, hingga katup. Apakah terbuka atau tertutup dan masih banyak lagi.
Sebelum mengetahui fungsi HMI yang lain, Anda perlu tahu bahwa actuator dalam hal ini merupakan suatu perangkat atau alat, yang dapat mengubah arah dari suatu proses.
Lebih lanjut, contoh nyata setiap hari dapat ditemui pada mesin ATM. Terdapat beberapa tombol pada mesin ATM yang mengarahkan Anda pada suatu proses yang dikehendaki. Tombol pada ATM tersebut merupakan salah satu contoh actuator.
Secara umum HMI menyediakan kontrol ini dimana terdapat beberapa input yang bisa mengarahkan suatu proses pada output yang berbeda. Selain secara manual seperti mesin ATM, ada juga HMI yang bisa dijalankan secara otomatis.
Baca juga: Mengenal Actuator Pneumatic dan Aplikasinya dalam Industri
Umumnya data dapat berupa data pengukuran, status alarm, status sistem yang diwakili oleh status valve sebagai actuator, penyimpanan data, serta tanggal pengumpulan. Kemudian data-data tersebut akan disimpan dalam satu file.
Tujuannya adalah untuk mengetahui alasan terjadinya penyimpangan dalam sebuah sistem.
Salah satu contohnya adalah grafik yang menunjukkan proses kenaikan serta penurunan beban utama, yang terkoneksi ke generator baik secara real time ataupun historical. Begitu juga dengan trending yang bisa dilihat secara online real time atau historis.
Ada tiga tahapan cara kerja HMI yang wajib Anda ketahui. Berikut penjelasan singkatnya.

Setiap proses yang menghasilkan output yang baik yakni dengan memastikan desain HMI dibuat sebaik mungkin. Hal ini bertujuan agar operator mudah untuk mengoperasikan perangkat. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk memastikannya.
Pastikan saat mendesain HMI untuk selalu menyediakan informasi yang akurat dan lengkap. Selain itu, penting untuk memastikan data termasuk informasi lainnya untuk mudah dibaca, untuk itu diperlukan tata letak yang benar.
Hal ini penting untuk dipastikan sehingga pengguna dapat membaca semua informasi yang disediakan dengan jelas tanpa menimbulkan ambiguitas.
Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah memilih icon yang menarik dan representatif. Representatif yang dimaksudkan adalah untuk memastikan user dapat menggunakannya dengan mudah, dan tidak perlu interpretasi lebih lanjut untuk mengerti tampilan pada HMI. Memilih icon yang mudah dimengerti penggunanya akan mempercepat suatu proses pekerjaan.
Selain icon, warna adalah komponen lain yang bisa merepresentasikan berjalannya suatu proses. Biasanya terdapat dua kelompok warna yang sering digunakan dalam tampilan antarmuka HMI.
Warna merah, kuning, dan oranye menunjukkan suatu tindakan atau aksi yang tengah berlangsung atau bahkan dibutuhkan. Sementara itu, warna hijau, biru, ungu, dan violet menunjukkan suatu status informasi.
Dengan menggunakan kemampuan dalam menjalankan beberapa fungsi melalui perangkat lunak, maka kebutuhan dalam memasang hardware akan berkurang, sehingga ukuran peralatan yang dibutuhkan menjadi lebih kecil.
Dengan menggunakan HMI, Anda tidak akan membutuhkan rangkaian kabel yang rumit dan mahal. Selain itu, tugas yang sama juga akan dijalankan melalui pengaturan software.
HMI memungkinkan melakukan standarisasi panel kontrol karena pengaturan data layar dapat diubah menggunakan software, meskipun ada perubahan spesifikasi.
HMI mempunyai fitur seperti grafis dan tampilan interface. HMI dapat menjalankan berbagai macam fungsi yang dapat menambah nilai panel kontrol.
Baca juga: Keunggulan Beckhoff HMI Panel untuk Industri
Setiap bisnis industrial tidak lepas dari yang namanya sistem kontrol. Jika Anda sudah paham terkait apa itu HMI touchscreen, pastinya Anda juga ingin menerapkan maupun upgrade sistem ini.
Laskar Otomatis adalah perusahaan yang terpercaya serta memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidang proses industri, sistem kontrol, dan pneumatic. Perusahaan kami menawarkan solusi untuk Automation Monitoring, Machine Designing, Panel Making dan Commissioning On Site.
Selain itu kami juga menjadi distribusi resmi dari FESTO, NORD, Beckhoff, Vega, Omron, Phoenix Contact, serta Nidec. Dengan pencapaian kami, tim kami siap membantu segala kebutuhan industrial Anda. segera kunjungi link ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.