
Butuh Bantuan?
Jangan sungkan untuk langsung menghubungi kami
di melalu telepon dan email di bawah ini:
Listrik 3 phase adalah sistem penyediaan daya listrik yang terdiri dari tiga fase, yaitu fase A, fase B dan fase C. Setiap fase memiliki tegangan listrik yang bergerak bolak-balik (AC) dan terpisah satu sama lain dengan sudut fase 120 derajat.
Karakteristik utama listrik tiga fasa adalah daya per fase yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem satu fasa, memungkinkan penanganan beban daya yang lebih besar. Demikian pula, distribusi daya yang merata dan konsisten di seluruh siklus serta torsi yang lebih besar menjadi keunggulan sistem ini.

Table of Contents
Arus AC (alternating current) disebut juga arus bolak-balik merupakan konsep dasar dalam distribusi daya listrik tiga fasa. Dalam sistem ini, daya listrik disuplai dalam tiga fase yang memiliki fase yang bergantian satu sama lain.
Arus bolak-balik adalah bentuk arus listrik di mana arusnya berubah arah secara berkala. Arus mengalir dari positif ke negatif dan kemudian kembali lagi dalam satu siklus. Terus berulang.
Pada sistem tiga fasa, terdapat tiga fase yang dinamakan fase A, fase B, dan fase C. Masing-masing fase memiliki arus bolak-baliknya sendiri. Setiap fase memiliki fase yang bergantian satu sama lain dengan perbedaan sudut fase 120 derajat yang menghasilkan tiga gelombang arus bolak-balik yang bergantian secara teratur.
Di setiap siklus arus bolak-balik, arus listrik pada satu fase mencapai nilai puncak positif (maksimum positif) dan kemudian berubah arah menjadi maksimum negatif. Pada saat yang sama, fase-fase lainnya juga mengalami perubahan arah, menghasilkan tiga gelombang sinusoidal dengan sudut fase yang berbeda satu sama lain.
Untuk diketahui sudut fase 120 derajat antara tiga fase ini penting karena menghasilkan distribusi daya yang merata dan efisien. Dengan sudut fase yang sama ini, daya listrik dipasok ke beban secara berkelanjutan, dan perubahan arus dalam fase-fase tersebut saling mengimbangi. Hal ini membantu menjaga kestabilan sistem dan menghindari lonjakan arus.
Baca juga: Aplikasi Inverter 3 Phase dalam Industri
Terdapat dua jenis voltase yang dapat dihasilkan oleh sistem listrik 3 fasa yakni:
Tegangan fase-fase adalah tegangan yang diukur antara dua fase tertentu dalam sistem tiga fasa. Dalam kasus ini, kita mengukur tegangan antara fase A dan fase B, fase B dan fase C, serta fase C dan fase A. Tegangan ini digambarkan sebagai Vab, Vbc, dan Vca dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan tegangan lurus.
Tegangan lurus dapat dihitung dengan rumus:
Tegangan Phase to Phase (VL) = Tegangan Lurus (Vp) x √3
Tegangan lurus adalah tegangan yang diukur antara salah satu fase dan netral dalam sistem tiga fasa dan menggunakan simbol VaN, VbN, dan VcN di mana N adalah netral. Tegangan lurus diukur dalam satuan volt (V) dan nilainya lebih rendah daripada tegangan fase-fase.
Tegangan lurus dapat dihitung dengan rumus:
Tegangan Lurus (Vp) = Tegangan Fase-fase (VL) / √3
***Hubungan Antara Keduanya: Hubungan antara tegangan fase-fase (Vab, Vbc, Vca) dan tegangan lurus (VaN, VbN, VcN) dalam sistem tiga fasa dapat dijelaskan dengan rumus berikut:
Tegangan Phase to Phase (Vab, Vbc, Vca) = √3 x Tegangan lurus (VaN, VbN, VcN)
Hubungan ini adalah salah satu karakteristik utama dalam sistem tiga fasa, dan memahami hubungan antara tegangan fase-fase dan tegangan lurus penting dalam perancangan dan analisis sistem listrik tiga fasa.

Rangkaian star (bintang) dan delta (segitiga) adalah dua konfigurasi utama yang digunakan dalam sistem listrik tiga fasa untuk menghubungkan beban atau motor. Perbedaan utama antara keduanya adalah bagaimana fase dan titik tengah beban (neutral) dihubungkan.
Dalam rangkaian star, setiap beban atau gulungan motor dihubungkan antara satu fase dan titik tengah (neutral). Konfigurasi ini memiliki tiga titik hubungan di tengah masing-masing gulungan, yang kemudian dihubungkan ke sumber daya tiga fasa. Dengan kata lain, bentuk hubungan ini sering kali disimbolkan sebagai "Y" terbalik, di mana tiga fasa membentuk lengan-lengan "Y" yang berpusat di titik tengah.
Rangkaian star memberikan voltase fase-fase yang lebih rendah tetapi arus yang lebih tinggi di masing-masing beban atau gulungan motor. Dengan demikian, daya per fase rendah, tetapi daya total tiga fase tetap tinggi.
Misalnya, jika tegangan kerja sebesar 380VAC dalam hubungan bintang, maka:
Rangkaian star sering digunakan dalam aplikasi di mana motor memerlukan pembangkitan daya awal yang rendah, seperti motor dengan beban awal yang berat.
Berbeda dari rangkaian bintang, dalam rangkaian delta, setiap beban atau gulungan motor dihubungkan antara dua fase yang berdekatan. Dalam hubungan delta (Δ) dalam sistem tiga fase, tidak ada titik tengah atau penghantar netral. Setiap fase terhubung ke fase lainnya membentuk segitiga, yang merupakan ciri khas hubungan delta. Dalam hubungan delta, tegangan diukur antara dua titik ujungnya yang dikenal sebagai tegangan fase ke fase (phase to phase).
Contohnya, jika tegangan kerja sebesar 380VAC dalam hubungan delta, maka tegangan diukur antar titik-titik ujungnya adalah 380VAC, baik antara fase a-c, a-b, atau c-b. Tegangan ini adalah tegangan fase ke fase dan merupakan tegangan antar dua fase yang membentuk segitiga dalam hubungan delta.
Sistem tiga fase dengan hubungan delta sering digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk motor listrik, trafo, generator, transmisi tenaga, distribusi tenaga, dan banyak lagi. Hubungan delta tidak memiliki titik tengah atau penghantar netral dan biasanya digunakan dalam situasi di mana tegangan fase ke fase yang tinggi diperlukan.
***Pemilihan antara rangkaian star dan delta tergantung pada karakteristik beban, motor, dan aplikasi yang akan digunakan. Beberapa motor tiga fasa memiliki konfigurasi gulungan yang memungkinkan pemilihan antara kedua jenis rangkaian sesuai kebutuhan.
Terkait listrik 3 fase, kabel atau kawat penghantar merupakan bagian penting yang perlu menjadi perhatian. Dalam instalasi di industri khususnya, kabel-kabel berikut wajib disertakan.
Industri modern berbagai skala memerlukan sistem kelistrikan 3 phase untuk menjalankan berbagai perangkat dan peralatan industri. Dan semakin penting ketika industri diotomatisasi untuk memastikan kinerja seluruh perangkat berfungsi optimal. Untuk melakukan instalasi sistem kelistrikan 3 fasa yang terhubung ke perangkat industri otomatis, anda dapat menghubungi Laskar Otomasi. Klik di sini!