Monitoring Artinya Pemantauan Secara Sistematik, Ini Jenisnya

Kategori: 

Monitoring artinya proses sistematis dalam mengamati dan melacak aktivitas serta kemajuan suatu proyek, kebijakan dan program. Proses ini melibatkan pengumpulan dan analisis data pada berbagai tahap dan titik waktu untuk menilai implementasi dan efektivitas inisiatif tersebut. Dalam industri misalnya, monitoring merupakan proses yang berkelanjutan mencakup seluruh siklus pengerjaan atau program yang berjalan. 

Monitoring atau pemantauan sistematik memainkan peran penting dalam manajemen proyek dan evaluasi, memungkinkan untuk melacak kemajuan, mengidentifikasi masalah atau hambatan potensial, dan mengambil tindakan korektif jika diperlukan. 

Monitoring Artinya Pemantauan Secara Sistematik, Ini Jenisnya!

Apa Itu Sistem Monitoring Industri?

Sistem monitoring adalah sistem yang dirancang untuk melakukan proses pengamatan, pengukuran serta pencatatan kinerja dan perilaku suatu sistem, proses, dan kegiatan dalam jangka waktu tertentu. 

Dikutip dari laman situs perusahaan integrasi industri Laskar Otomasi, sistem monitoring merujuk pada alat dan teknologi yang digunakan untuk mengotomasi proses pengawasan dalam berbagai proses industri, aset dan mesin industri. 

Sistem monitoring dalam menjalankan proses monitoring melibatkan pengumpulan dan analisis data untuk mengidentifikasi pola, tren, dan anomali, serta mendeteksi adanya penyimpangan dari hasil yang diharapkan.

Dalam industri modern, penerapan sistem monitoring dapat ditetapkan dalam banyak hal. Beberapa penerapan penting adalah dalam proses industri, peralatan industri dan dalam pengawasan gedung.

Monitoring dapat dilakukan untuk berbagai tujuan, termasuk monitoring kinerja: mengukur kinerja suatu sistem atau proses untuk mengidentifikasi titik-titik terhambat, area yang perlu ditingkatkan, atau perubahan kinerja dari waktu ke waktu. Sistem monitoring yang efektif penting untuk menjaga kinerja, kesehatan, keamanan, dan keselamatan berbagai sistem, proses dan kegiatan.

Baca juga: Apa Itu Monitoring System dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Tujuan Monitoring dalam Industri

Monitoring dalam industri dapat dilakukan secara konvensional maupun menggunakan alat/teknologi otomasi. Meskipun memiliki cara yang berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama yakni:

  • Melacak progress secara spesifik. Hal ini dapat memberikan insight mengenai kemajuan sebuah proses dan perbaikan apa yang perlu dilakukan.
  • Mengidentifikasi tantangan implementasi. Informasi tentang tantangan implementasi yang menghambat dapat digunakan untuk mengembangkan strategi untuk meningkatkan implementasi program atau proyek.
  • Menilai efektivitas intervensi. Monitoring membantu menilai efektivitas intervensi dan menentukan apakah intervensi tersebut mencapai hasil yang diinginkan. Informasi ini dapat digunakan untuk menyesuaikan pendekatan implementasi guna meningkatkan efektivitas intervensi tersebut.
  • Meningkatkan akuntabilitas dengan memastikan bahwa implementasi program atau proyek transparan dan objektif. 

Jenis Monitoring

Meskipun monitoring artinya pemantauan, secara umum ternyata dibedakan berdasarkan fungsi masing-masing. Berikut empat jenis monitoring yang dikenal khususnya dalam industri modern:

1. Monitoring Proses (Real-Time Monitoring)

Real-Time Monitoring
Monitoring Artinya

Real-time monitoring artinya jenis pemantauan yang melibatkan pengamatan dan analisis kinerja sistem atau proses saat terjadi, secara real-time. Pemantauan proses memberikan informasi kepada manajemen tentang implementasi aktual kegiatan proyek di lapangan.

Pemantauan real-time melibatkan pengumpulan dan analisis data yang kontinu oleh para profesional yang bertanggung jawab menggunakan daftar periksa dan pedoman, serta penggunaan perangkat lunak khusus yang dapat menganalisis dan menafsirkan data secara real-time. 

Tujuan pemantauan real-time adalah untuk dengan cepat mendeteksi anomali atau penyimpangan dari kinerja yang diharapkan dan memberi tahu manajer M&E sehingga mereka dapat mengambil tindakan untuk mencegah atau mengurangi masalah.

2. Pelacakan Progres

Fungsi penting dari sistem monitoring yang kuat adalah mengidentifikasi target output proyek dan memastikan bahwa target tersebut tercapai.

Pelacakan progres dalam monitoring artinya merujuk pada proses pengukuran dan pemantauan kemajuan suatu proyek, tujuan, atau tugas dari waktu ke waktu. Melibatkan pengumpulan data dan informasi tentang berbagai aspek proyek atau tugas, menganalisis data tersebut, dan menggunakannya untuk mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai dalam mencapai hasil yang diinginkan.

3. Validasi Progress

Validasi progres merupakan salah satu jenis monitoring yang merupakan proses memverifikasi bahwa kemajuan yang telah dicapai terhadap tujuan atau objektif tertentu akurat dan valid. 

Tujuan dari validasi progres adalah untuk memastikan bahwa kemajuan yang dilaporkan konsisten dengan pekerjaan yang sebenarnya diselesaikan dan sesuai dengan jadwal dan tujuan proyek secara keseluruhan.

4. Monitoring Kinerja

Pemantauan kinerja atau performance monitoring artinya proses pengukuran dan analisis kinerja suatu intervensi, proyek, atau program dari waktu ke waktu untuk memastikan bahwa intervensi tersebut beroperasi dengan efisien dan efektif. Tujuan dari monitoring kinerja adalah mengidentifikasi masalah kinerja, hambatan, atau ketidakefisienan apa pun dan mengambil tindakan perbaikan untuk meningkatkan kinerja.

Monitoring kinerja umumnya melibatkan pengumpulan dan analisis data tentang berbagai metrik kinerja, seperti waktu respon, throughput, atau tingkat kesalahan, dan menggunakan data ini untuk mengidentifikasi pola atau tren yang dapat menunjukkan masalah kinerja. 

Baca juga: Contoh Monitoring di Berbagai Sektor Industri

Kesimpulan 

Secara keseluruhan, proses dan sistem monitoring berfungsi sebagai mekanisme umpan balik, memberikan wawasan berharga tentang proses implementasi dan memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat waktu dan perbaikan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Open chat