Mengetahui Jenis dan Fungsi Sistem Konveyor Industri

Kategori: 

Konveyor industri adalah sistem mekanis yang dirancang untuk mengangkut benda atau material dalam jumlah besar dan secara kontinu dari satu titik ke titik lain dalam jarak yang cukup jauh. Konveyor industri umumnya digunakan di berbagai industri, seperti manufaktur, pertambangan, logistik, makanan dan minuman, farmasi, dan sebagainya.

Mengetahui Jenis dan Fungsi Sistem Konveyor Industri

Komponen Konveyor Industri

Konveyor industri dapat diintegrasikan dengan teknologi otomatisasi, seperti sistem sensor dan kontrol otomatis, untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi produksi.

  • Rangka (Frame): merupakan struktur utama dari sebuah conveyor industri yang berfungsi untuk menopang seluruh komponen konveyor dan muatan yang akan dipindahkan. Rangka biasanya terbuat dari bahan yang kuat seperti baja atau aluminium untuk menjamin kestabilan dan keamanan.
  • Sabuk (Belt): merupakan komponen yang berfungsi untuk menahan dan mengalirkan muatan pada conveyor. Sabuk dapat terbuat dari berbagai bahan seperti karet, PVC, atau logam tergantung pada jenis dan kebutuhan aplikasi.
  • Pulley atau roda penggerak: merupakan komponen yang berfungsi untuk menggerakkan sabuk conveyor. Pulley dapat berbentuk drum atau cakram, dan biasanya terbuat dari bahan yang kuat seperti baja atau aluminium.
  • Motor: merupakan sumber daya penggerak pada conveyor industri. Motor dapat berbentuk AC atau DC, tergantung pada jenis conveyor dan kebutuhan aplikasi. Motor ini biasanya dihubungkan dengan pulley untuk menggerakkan sabuk conveyor.
  • Roller atau roda pengalih: merupakan komponen yang berfungsi untuk mengalirkan muatan pada conveyor dengan lebih lancar dan stabil. Roller biasanya terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama seperti baja atau plastik.
  • Sistem Pengendali Otomatis: merupakan komponen yang berfungsi untuk mengatur kecepatan dan arah gerakan dari conveyor. Sistem ini terdiri dari sensor dan kontroler yang mengumpulkan data tentang kecepatan, posisi, dan muatan pada conveyor, serta memastikan conveyor bergerak dengan aman dan efisien.
  • Support atau penyangga: merupakan komponen yang berfungsi untuk menopang conveyor dan memastikan stabilitasnya. Support dapat terbuat dari bahan yang kuat seperti baja atau aluminium, dan biasanya dipasang pada rangka conveyor.
  • Accessories atau aksesoris: merupakan komponen tambahan yang dapat menambah fungsionalitas atau keamanan dari conveyor. Beberapa aksesoris yang umum digunakan pada conveyor industri antara lain seperti stopper dan pusher.

Jenis Conveyor Industri

Setiap jenis konveyor memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri tergantung pada jenis barang yang dipindahkan dan lingkungan kerja dimana konveyor digunakan. Oleh karena itu, pemilihan jenis konveyor yang tepat sangat penting untuk memastikan kinerja dan efisiensi yang optimal.

1. Konveyor Sabuk (Belt Conveyor)

Konveyor sabuk adalah jenis konveyor yang paling umum digunakan dalam industri. Jenis ini terdiri dari sabuk yang terbuat dari bahan yang tahan lama seperti karet, plastik atau logam. Sabuk berjalan di atas rol yang berputar, didukung oleh struktur logam. Konveyor sabuk cocok untuk memindahkan barang dalam jumlah besar dan berat ringan.

2. Konveyor Rantai (Chain Conveyor)

Konveyor rantai menggunakan rantai sebagai penggeraknya untuk memindahkan barang dari satu titik ke titik lainnya. Rantai ini dihubungkan ke roda gigi yang berputar untuk mendorong barang. Konveyor rantai cocok untuk memindahkan barang yang berat dan berukuran besar.

3. Konveyor Rol (Roller Conveyor)

Konveyor rol terdiri dari roller berputar yang terhubung ke rangka dan dapat digunakan untuk memindahkan barang dengan mudah. Jenis ini cocok untuk memindahkan barang dalam jumlah besar dan berbentuk persegi panjang atau bulat.

Jenis Conveyor Industri

4. Konveyor Chain Drive (Chain Drive Conveyor)

Konveyor chain drive menggunakan rantai yang bergerak di atas track untuk memindahkan barang yang berat dan besar dengan mudah.

5. Konveyor Modular (Modular Conveyor)

Konveyor modular terdiri dari modul-modul yang dapat dipasang dan dipasangkan sesuai dengan kebutuhan. Konveyor ini mudah dirakit dan dirancang untuk memenuhi persyaratan khusus.

6. Konveyor Gravity (Gravity Conveyor)

Konveyor gravity menggunakan gravitasi untuk memindahkan barang. Konveyor ini bekerja dengan menurunkan barang dari titik yang lebih tinggi ke titik yang lebih rendah tanpa menggunakan motor penggerak.

7. Konveyor Pneumatik (Pneumatic Conveyor)

Konveyor pneumatik menggunakan tekanan udara untuk memindahkan barang dalam bentuk serbuk atau granul. Konveyor ini cocok untuk memindahkan bahan-bahan yang mudah terbakar atau berbahaya secara elektrostatik.

8. Konveyor Screw (Screw Conveyor)

Konveyor screw menggunakan sekrup berputar untuk memindahkan bahan dalam bentuk serbuk atau granul dari satu titik ke titik lainnya. Konveyor ini cocok untuk memindahkan bahan-bahan seperti gula, tepung, atau biji-bijian.

Baca juga: Contoh Aplikasi Pneumatic System di Berbagai Industri

Fungsi & Manfaat Konveyor Industri

Penerapan conveyor industri sangat luas dalam industri, dari pengangkutan bahan mentah hingga produk akhir. Konveyor industri digunakan untuk mengangkut bahan mentah dalam proses produksi, mengangkut produk akhir dari pabrik ke gudang atau tempat penyimpanan, serta mengangkut limbah dari tempat produksi ke tempat pembuangan. 

Berikut beberapa fungsinya dalam industri:

  • Dalam industri Manufaktur memindahkan bahan mentah dan produk jadi di pabrik manufaktur. Konveyor juga digunakan dalam proses pengemasan dan pengiriman.
  • Dalam pabrik Farmasi untuk mengangkut bahan mentah dan produk farmasi, baik dalam bentuk tablet, kapsul, maupun cairan, dari satu tempat ke tempat lain dalam pabrik.
  • Dalam pabrik Makanan dan Minuman untuk merelokasi bahan mentah dan produk jadi dalam bentuk kemasan dari satu area ke area lain dalam pabrik, termasuk dalam proses pengemasan dan pengiriman.
  • Dalam industri Otomotif untuk memindahkan komponen kendaraan dari satu stasiun kerja ke stasiun kerja lainnya dalam pabrik. Konveyor juga digunakan dalam proses pengemasan dan pengiriman kendaraan.
  • Dalam industri Elektronik untuk mengangkut komponen elektronik dari satu stasiun kerja ke stasiun kerja lainnya dalam pabrik. Konveyor juga digunakan dalam proses pengemasan dan pengiriman produk elektronik.
  • Dalam industri Tekstil untuk mengangkut bahan mentah dan produk jadi dalam bentuk kain dari satu stasiun kerja ke stasiun kerja lainnya dalam pabrik. Konveyor juga digunakan dalam proses pengemasan dan pengiriman produk tekstil.

Berikut beberapa manfaat dalam industri:

  • Menghemat biaya produksi dengan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan barang. Dalam lingkungan industri, waktu adalah faktor yang sangat penting, dan penggunaan konveyor industri dapat mempercepat proses produksi dan pengiriman barang.
  • Memungkinkan transportasi barang dalam jumlah besar dan kontinu, sehingga dapat meningkatkan produktivitas produksi.
  • Meningkatkan kualitas dan keamanan kerja dengan mengurangi risiko cedera dan kelelahan kerja yang terkait dengan transportasi manual barang.
  • Mengurangi kerusakan pada barang pada saat proses relokasi.
  • Meningkatkan efisiensi dengan beroperasi secara otomatis, yang mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi produksi.

Baca juga: Pentingnya System Integrator dan Tahapan Penerapan Integrasi Sistem

Integrasi Sistem Konveyor ke dalam Industri

Penggunaan konveyor industri berhasil meningkatkan efisiensi proses pemindahan/relokasi dan pengangkutan barang di lingkup industri. Karena terdapat beragam jenis konveyor yang tersedia maka perusahaan perlu mempertimbangkan jenis dan spesifikasi yang relevan dengan kebutuhan. 

Laskar Otomasi Gemilang menawarkan jasa integrasi sistem konveyor industri yang disesuaikan dengan kebutuhan secara spesifik dengan memperhatikan beban biaya dan perawatan jangka panjang. 

Open chat