Cari Tahu 4 Jenis Industrial Servo Motor di Sini!

Kategori: 

Industrial servo motor adalah motor listrik yang dirancang khusus untuk memberikan gerakan presisi dalam sistem kontrol gerak industri. Motor ini berbeda dari motor listrik konvensional karena dapat dikendalikan dengan akurasi yang tinggi melalui sistem kontrol gerak yang canggih. Industrial servo motor digunakan pada aplikasi yang memerlukan gerakan presisi, kecepatan yang konstan, dan keandalan yang tinggi.

Cara kerja industrial servo motor didasarkan pada prinsip elektromagnetisme. Motor ini terdiri dari rotor yang dipasangkan pada poros output dan stator yang membungkus rotor. Stator terdiri dari kumparan kawat yang dihubungkan dengan sumber daya listrik AC atau DC. 

Ketika arus listrik dialirkan melalui kumparan stator, medan magnet yang kuat terbentuk dan menyebabkan rotor berputar. Sistem kontrol gerak yang canggih mengontrol arus listrik yang dialirkan ke stator sehingga motor dapat bergerak dengan kecepatan dan presisi yang diinginkan.

Cari Tahu 4 Jenis Industrial Servo Motor di Sini!

Baca juga: Mengenal Lebih Dalam Teknologi Servo Motor Control

4 Jenis Industrial Servo Motor

Teknologi servo motor industri telah memberi dampak terhadap peningkatan efisiensi yang signifikan di dalam industri. Sejauh ini, sudah tersedia empat jenis utama motor servo industri yakni:

1. AC Servo Motor

AC servo motor adalah jenis motor listrik yang digunakan untuk aplikasi kontrol gerak presisi yang membutuhkan kecepatan tinggi dan akurasi tinggi. AC servo motor bekerja pada tegangan AC dan memiliki sifat torsi yang konstan pada berbagai kecepatan, sehingga memungkinkan pengendalian gerakan yang presisi. AC servo motor terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu stator, rotor, sensor posisi, dan kontroler.

Prinsip kerja AC servo motor berbeda dengan motor DC servo. Pada AC servo motor, kontroler memonitor posisi rotor dan mengirimkan sinyal ke stator untuk menggerakkan rotor sesuai dengan posisi yang diinginkan. Proses ini diulang beberapa kali per detik untuk memastikan gerakan yang presisi dan akurat.

AC servo motor dibedakan menjadi:

  • Linear AC servo motor. Motor ini memiliki konstruksi yang mirip dengan motor DC servo linear, tetapi menggunakan coil stator AC sebagai penggeraknya. Motor ini cocok untuk aplikasi yang membutuhkan pergerakan linear presisi tinggi.
  • Rotary AC servo motor. Jenis motor ini digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan perputaran yang presisi, seperti mesin industri, robotika, dan CNC.
  • Direct Drive AC servo motor. Motor ini juga dikenal sebagai motor brushless dan merupakan jenis motor yang paling efisien. Motor ini memiliki penggerak langsung pada roda gigi, menghilangkan kebutuhan akan transmisi. Direct Drive AC servo motor cocok untuk aplikasi yang memerlukan pergerakan presisi tinggi dengan kecepatan yang cepat.
  • Torque AC servo motor. Motor ini memiliki desain yang khusus untuk memberikan torsi yang konstan pada berbagai kecepatan. Motor ini cocok untuk aplikasi yang memerlukan torsi konstan pada kecepatan yang berbeda, seperti mesin tekstil dan mesin pengemasan.

Keuntungan menggunakan AC servo motor adalah:

  • Akurasi. AC servo motor memungkinkan gerakan presisi dan akurasi tinggi.
  • Kecepatan. AC servo motor dapat beroperasi dengan kecepatan tinggi dan menghasilkan torsi yang konstan pada berbagai kecepatan.
  • Responsif. AC servo motor merespons perintah kontroler dengan sangat cepat, memungkinkan gerakan yang presisi dan akurat.
  • Efisiensi. AC servo motor lebih efisien dibandingkan dengan motor DC servo karena tidak memerlukan siklus brush dan komutator, sehingga mengurangi keausan dan biaya perawatan.
  • Lebih tahan lama. Karena tidak memerlukan siklus brush dan komutator, AC servo motor memiliki umur pemakaian yang lebih panjang.
4 Jenis Industrial Servo Motor

2. DC Servo Motor

DC Servo Motor adalah jenis motor yang sering digunakan dalam aplikasi kontrol gerak yang memerlukan gerakan presisi dan kecepatan tinggi. Motor ini menggunakan sumber arus listrik DC untuk menghasilkan gerakan presisi yang diinginkan. DC servo motor biasanya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kecepatan respons yang tinggi dan gerakan yang presisi.

DC servo motor memiliki konstruksi yang mirip dengan motor DC konvensional, dengan beberapa perbedaan. DC servo motor memiliki cincin komutator yang lebih besar dan lebih kompleks, yang memungkinkan motor untuk menghasilkan gerakan yang lebih presisi dan responsif. Selain itu, DC servo motor juga dilengkapi dengan sistem umpan balik, seperti sensor posisi atau sensor kecepatan, untuk mengukur dan mengontrol posisi dan kecepatan rotor.

Keuntungan dari DC servo motor adalah kemampuan respons yang cepat dan gerakan yang presisi. DC servo motor juga dapat digunakan pada sistem kontrol gerak dengan arus listrik DC, yang sering ditemukan dalam aplikasi industri dan otomatisasi. Selain itu, biaya DC servo motor relatif lebih murah dibandingkan dengan AC servo motor.

Namun, DC servo motor juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya adalah usia pakai yang lebih pendek dibandingkan dengan AC servo motor. Selain itu, DC servo motor memerlukan perawatan dan penggantian sikat secara berkala untuk menjaga kinerjanya, dan cenderung lebih bising dan panas saat beroperasi.

3. Linear Servo Motor

Linear Servo Motor adalah jenis motor servo yang memungkinkan gerakan linier dengan presisi tinggi. Motor ini bekerja dengan menghasilkan medan elektromagnetik yang bergerak sepanjang sumbu linier yang dipasang pada coil stator. Medan elektromagnetik tersebut menarik atau mendorong sejumlah magnet permanen yang terpasang pada sumbu rotor, menghasilkan gerakan linier yang diinginkan.

Linear servo motor memiliki kelebihan dalam presisi gerakan dan kecepatan yang tinggi, serta tidak memerlukan transmisi atau mekanisme gearbox karena gerakan langsung pada sumbu linier. Hal ini membuat motor ini lebih efisien, lebih tahan lama dan menghasilkan sedikit kebisingan. 

Linear servo motor sering digunakan pada sistem kontrol gerak pada mesin pengemasan dan industri otomotif, serta aplikasi yang memerlukan gerakan linier yang akurat seperti pada mesin cetak dan mesin pengukur.

Namun, kekurangan dari linear servo motor adalah biaya produksi yang lebih mahal dibandingkan dengan jenis motor servo lainnya. Selain itu, motor ini hanya cocok untuk aplikasi yang memerlukan gerakan linier, sehingga kurang fleksibel untuk digunakan pada berbagai aplikasi gerakan rotasi.

4. Direct Drive Servo Motor

Direct Drive Servo Motor merupakan jenis motor brushless yang memiliki penggerak langsung pada roda gigi tanpa menggunakan transmisi. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi yang memerlukan gerakan presisi dan kecepatan tinggi. Keuntungan dari penggunaan Direct Drive Servo Motor antara lain:

  • Kinerja yang lebih presisi. Karena tidak menggunakan transmisi, maka gerakan yang dihasilkan oleh motor lebih presisi dan akurat.
  • Kecepatan yang tinggi. Dalam sistem kontrol gerak, kecepatan sangat penting dan Direct Drive Servo Motor mampu memberikan kecepatan yang tinggi tanpa mengurangi presisi.
  • Kurangnya perawatan. Karena tidak memiliki gigi dan sistem transmisi, maka Direct Drive Servo Motor membutuhkan kurang perawatan dan lebih tahan lama.
  • Lebih efisien. Direct Drive Servo Motor memiliki efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan motor dengan sistem transmisi.

Direct Drive Servo Motor banyak digunakan dalam aplikasi mesin industri, seperti mesin-mesin CNC (Computer Numerical Control), robotika, dan mesin-mesin yang membutuhkan gerakan presisi dan kecepatan tinggi. Keunggulan motor ini membuatnya menjadi pilihan utama bagi banyak produsen untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produk.

***

Untuk mendapatkan sistem servo motor yang ideal untuk industri, anda dapat mengandalkan Laskar Otomasi Gemilang yang merupakan perusahaan jasa integrasi industri dengan pengalaman yang panjang dalam membantu transformasi perusahaan. 

Open chat