Contoh Monitoring di Berbagai Sektor Industri

Kategori: 

Industri menjadi sektor dengan pemanfaat teknologi monitoring terbesar sejauh ini. Apa saja contoh monitoring? Beberapa teknologi monitoring yang sudah digunakan mencakup:

  • Sensor Internet of Things (IoT) untuk memonitor berbagai parameter seperti suhu, kelembaban, tekanan,  dan getaran.
  • Sistem Monitoring Jaringan (Network Monitoring) yang memungkinkan pemantauan, evaluasi dan analisis kinerja jaringan komputer dan infrastruktur TI.
  • Kamera Pengawas (Surveillance Cameras) untuk memantau area tertentu secara visual sekaligus merekam aktivitas yang terjadi. 
  • Sistem Monitoring Energi untuk memantau penggunaan energi dalam lingkungan industri atau komersial. 
  • Monitoring Kualitas Udara untuk memonitor kualitas udara dalam ruangan, terutama untuk mendeteksi keberadaan polutan atau gas berbahaya.
  • Monitoring Produksi dan Kualitas untuk memantau dan mengontrol proses produksi, termasuk pemantauan suhu, tekanan, kecepatan, kelembaban, atau parameter lainnya yang relevan. 
  • Sistem Pemantauan Keamanan untuk mengawasi keamanan dan melindungi aset berharga yang penggunaan sensor gerak, alarm kebakaran, sistem keamanan pintu, dan sistem pemantauan video untuk mendeteksi aktivitas.
Contoh Monitoring di Berbagai Sektor Industri

Berbagai teknologi monitoring mendukung industri untuk bertransformasi dari tradisional menuju 4.0.

Monitoring Jarak Jauh dalam Industri

Monitoring jarak jauh merupakan salah satu contoh monitoring dengan dampak besar dalam era industri 4.0. Kemunculan monitoring jarak jauh di industri telah merevolusi cara bisnis beroperasi, memberikan banyak manfaat yang meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional.

Adapun manfaat penggunaan teknologi monitoring jarak jauh pada sektor industri adalah:

1. Meningkatkan Keselamatan Operasional

  • Pencegahan Kejadian Secara Proaktif. Sistem monitoring industri memainkan peran penting dalam mengidentifikasi potensi bahaya keselamatan sebelum mereka berkembang menjadi kejadian kritis. Pengumpulan dan analisis data real-time memungkinkan adanya tanda peringatan dini untuk mengambil tindakan korektif dengan cepat.
  • Mengurangi Risiko Pekerjaan. Dengan memantau lingkungan industri dari jarak jauh, karyawan dapat menghindari paparan kondisi berbahaya. Pendekatan proaktif ini secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan, cedera dan masalah kesehatan lainnya.
  • Memastikan Kepatuhan Regulasi. Sistem monitoring industri membantu industri mematuhi regulasi dan standar keselamatan yang ketat. Memperhatikan parameter suhu, tekanan, dan emisi menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja yang aman.

2. Mengoptimalkan Efisiensi Operasional

  • Perawatan Prediktif. Sistem monitoring industri memungkinkan praktik perawatan prediktif, yang melibatkan pemantauan kinerja peralatan secara real-time untuk memprediksi potensi kegagalan. Mendeteksi tanda-tanda awal keausan atau anomali memungkinkan perusahaan menjadwalkan sistem perawatan secara strategis untuk mengoptimalkan efisiensi operasional secara keseluruhan.
  • Pengambilan Keputusan Berbasis Data. Melalui pengumpulan dan analisis data real-time yang besar, sistem monitoring industri memberdayakan bisnis untuk mengambil keputusan berbasis informasi.
  • Akses dan Kontrol Jarak Jauh. Melalui solusi monitoring jarak jauh di industri, perusahaan dapat mengakses dan mengendalikan proses dan peralatan industri mereka secara jarak jauh. Kemampuan ini menghilangkan batasan geografis, memungkinkan waktu respons yang cepat, mengurangi waktu henti, dan meningkatkan produktivitas.

Contoh Monitoring Jarak Jauh di Industri

Contoh Monitoring Jarak Jauh di Industri

Berikut beberapa penerapan teknologi monitoring jarak jauh yang sudah diimplementasikan industri:

1. Sistem Monitoring Keselamatan di Industri Manufaktur

Penggunaan teknologi monitoring di sektor manufaktur meliputi:

  1. Monitoring Real-time Lingkungan Berbahaya. Teknologi monitoring ini memungkinkan pemantauan terus-menerus terhadap parameter kritis seperti suhu, kelembaban, dan kualitas udara. Setelah mendeteksi segera adanya anomali atau penyimpangan, perusahaan dapat mengambil tindakan segera untuk mencegah kecelakaan atau paparan kondisi berbahaya.
  2. Prediksi Kegagalan Peralatan. Dengan memantau peralatan industri secara real-time, bisnis dapat mengidentifikasi potensi kegagalan atau gangguan. Hal ini memungkinkan penjadwalan perawatan secara proaktif, dan mengurangi risiko waktu henti yang tidak terencana.

2. Pemantauan Lingkungan di Industri Minyak dan Gas

Industri minyak dan gas sangat mengandalkan monitoring jarak jauh di industri untuk memastikan kepatuhan lingkungan dan mengurangi risiko potensial. Beberapa contoh penggunaannya meliputi:

  1. Pemantauan Pipa. Sistem monitoring industri dapat memantau operasi pipa secara jarak jauh, mendeteksi kebocoran atau fluktuasi tekanan. Deteksi dini ini memungkinkan tanggapan cepat dan mencegah kerusakan lingkungan, memastikan kepatuhan terhadap standar regulasi.
  2. Pemantauan Emisi Gas. Monitoring real-time emisi gas di fasilitas minyak dan gas membantu bisnis melacak dan mengurangi emisi berbahaya. Dengan mengidentifikasi ketidaknormalan atau pelampauan batas, bisnis dapat mengambil langkah korektif untuk meminimalkan dampak lingkungan.

3. Pemantauan Aset Jarak Jauh Bagi Sektor Sumber Daya Energi

Sektor generasi energi mendapatkan manfaat dari monitoring jarak jauh di industri untuk mengoptimalkan kinerja dan mengurangi biaya operasional. Contoh penggunaannya meliputi:

  1. Efisiensi Pembangkit Listrik. Sistem monitoring industri terus-menerus memantau berbagai parameter di pembangkit listrik, seperti kinerja turbin, konsumsi bahan bakar dan distribusi panas. 
  2. Pemantauan Energi Terbarukan. Di instalasi energi terbarukan, sistem monitoring jarak jauh di industri memberikan data real-time tentang kinerja panel surya, output turbin angin, dan penyimpanan baterai. 

4. Pemantauan Kondisi di Industri Transportasi dan Logistik

Perusahaan transportasi dan logistik memanfaatkan monitoring jarak jauh di industri untuk memastikan kelancaran operasi armada perusahaan dan mengoptimalkan praktik perawatan. Contohnya meliputi:

  1. Pelacakan dan Kinerja Kendaraan. Sistem monitoring industri memungkinkan pelacakan real-time kendaraan, memantau lokasi, kecepatan, dan konsumsi bahan bakar. Data ini membantu mengoptimalkan rute, mengurangi biaya bahan bakar, dan meningkatkan manajemen armada secara keseluruhan.
  2. Perawatan Prediktif untuk Mesin. Dengan memantau mesin industri secara jarak jauh dalam operasi transportasi dan logistik, bisnis dapat memprediksi kebutuhan perawatan berdasarkan data kinerja real-time. Pendekatan proaktif ini mengurangi kerusakan yang tidak terencana, mengurangi biaya perawatan, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Baca juga: Apa Yang Perlu Diketahui Tentang Industry 4.0?

****

Laskar Otomasi Gemilang merupakan perusahaan jasa integrasi industri yang dapat menjadi tujuan anda untuk mendapatkan wawasan lengkap terkait teknologi monitoring dan contoh monitoring untuk digunakan. 

Open chat